Foto: Thinkstock
Rempah bulat kecil ini aromanya sedikit tajam dan pedas. Lada juga dapat digunakan sebagai penghangat tubuh sekaligus sebagai pengobatan alternatif dan menjaga kecantikan. Hampir semua makanan di dunia memakai lada.
Di dunia, tanaman rempah berbentuk bulat ini memiliki beberapa variasi yaitu black pepper, white pepper, green pepper, orange, dan red pepper. Indonesia memiliki lada khas yaitu lada hitam yang banyak di produksi di Lampung dan lada putih banyak di produksi di Bangka.
Indonesia merupakan produsen lada terbesar kedua setelah Vietnam. Lada putih dan lada hitam sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Lada biasanya dijuluki dengan " The King of Spice" dan kebutuhan lada dunia pada tahun 2.000 mencapai hingga 280.000 ton.
Kementerian perdagangan bekerja sama dengan Sekretariat IPC ( International Pepper Community) hari ini menyelenggarakan Hari Lada ( Pepper Day) untuk pertama kalinya di Indonesia, bertempat di hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta (30/04/2014).
"Lada Indonesia memiliki beberapa keunggulan yaitu hampir tidak ada residu kimia dalam lada, rasa, dan aromanya yang kuat. Pengeringan dilakukan dengan baik dan bebas dari bakteri Salmonella. Lada putih asal Indonesia memiliki rasa dan warna yang sangat khas yang tidak dimiliki oleh negara lain termasuk Vietnam," tutur S. Kannan selaku Executive Director of International Pepper Community.
Dalam dunia kecantikan lada biasanya digunakan sebagai campuran dalam produk perawatan wajah hingga rambut. Lada dapat mengatasi jerawat, menghilangkan ketombe dan menyehatkan kulit. Saat ini, juga mulai dikembangkan minyak yang terbuat dari lada merah. Minyak ini berwarna transparan kuning kehijauan berbau agak pedas dengan konsistensi yang sedikit berair.
"Minyak ini dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat radang sendi dan rematik, pegal-pegal, tingkatkan sirkulasi darah, redakan batuk dan juga flu. Selain itu minyak ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tonik yang berguna untuk saraf dan redakan demam serta membantu atasi masalah pencernaan," tutur Nuning S. Barwa selaku CSR Director PT. Martina Berto Tbk.
Mengonsumsi lada seharusnya tidak hanya sebagai rempah-rempah dan bumbu. Tetapi juga dapat diolah menjadi manfaat lainnya seperti jamu, parfum, makanan dan industri minuman hingga pestisida alami.
Dengan melimpahnya kekayaan alam Indonesia, diharapkan masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan lada menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Memodifikasi makanan berbahan dasar lada dan juga menjadikan lada sebagai obat dan kosmetika yang alami.
Dalam acara ini juga dimeriahkan dengan perlombaan resep masakan dengan modifikasi makanan berbahan dasar lada serta penjurian pemenang lomba. Di akhir acara Pepper Day ini ditutup dengan demo masak oleh Chef Ragil.
(odi/fit)
Belum ada komentar untuk "Untuk Pertama Kali International Pepper Community Gelar 'Pepper Day' di ..."
Post a Comment