Foto: The Local
Prancis dikenal sebagai pusat kuliner dunia dan masyarakatnya pun bangga akan makanan mereka. Tapi, menteri perdagangan menyatakan seorang chef Prancis tidak menyajikan yang terbaik saat jamuan makan malam untuk Presiden China.
Pada Rabu (26/03/2014) istana Elysee milik Presiden Francois Hollande menjamu Presiden Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan. Mereka disajikan menu terbaik Prancis seperti foie gras, jamur truffle, ayam panggang dari barat daya Prancis, jamur Viennese serta dessert karamel dan cokelat yang disajikan bersama wine terbaik. Sayangnya, satu tamu merasa kurang puas.
Dilansir dalam The Local (31/03/2014), Menteri Perdagangan, Nicole Bricg menyatakan hidangan yang disajikan tidak terlalu enak dan tidak dibuat sepenuh hati. Celakanya, komentarnya tersebut terekam oleh mikropon.
"Di Elysee makanan sama sekali tidak dibuat dari bahan mentah. Ini menjijikkan dan harus diberitahukan," tutur Nicole dalam sebuah video yang ditangkap oleh BFMTV (26/03/2014).
Chef Guillaume Gomez selaku chef kepala sangat tersinggung dan langsung menyanggah komentar tersebut via Facebook. Salah seorang pendukungnya mengatakan Nicole terlalu manja dan menambahkan bahwa jamuan itu merupakan jamuan terakhir Nicole mengingat ia akan digantikan lewat pergantian kabinet.
Melihat reaksi atas komentarnya, Nicole lalu meminta maaf pada chef Guillaume. "Menteri telah memanggil chef kepala Elysee, Guillaume Gomez untuk meminta maaf," ujar salah satu narasumber kepada The Local (31/03/2014).
Presiden Xi dan istrinya mengunjungi Prancis selama tiga hari untuk menikmati kuliner Peancis. Pada hari pertama mereka mengunjuingi Lyon, Prancis, beberapa chef ternama Prancis menyajikan hidangan seperti sea bass dengan saus lobster dan daging domba masak thyme.
(odi/dni)
Belum ada komentar untuk "Menteri Perdagangan Prancis Ketahuan Mengritik Hidangan Istana Elysee"
Post a Comment