Foto: Getty Images
Semua minuman manis, termasuk minuman berenergi, harus dilarang di sekolah-sekolah untuk mengatasi kerusakan gigi yang mempengaruhi satu dari empat anak. Hal ini disampaikan oleh dokter gigi ternama di Inggris.
Keripik kentang, permen, dan minuman soda telah dilarang oleh sekolah-sekolah yang dikelola oleh dewan. Namun minuman berenergi yang biasanya tinggi gula, baru dilarang di dua sekolah bagian utara Inggris. Menurut British Dental Health Foundation (BDHF), contoh dari kedua sekolah tersebut harus dilakukan oleh pemerintah.
Langkah ini muncul di tengah tekanan yang meningkat untuk tindakan menghadapi kadar gula tinggi dalam pola makan. Karena hal ini memicu obesitas dan tidak memiliki nilai gizi.
Dr. Nigel Carter, chief executive BDHF menyebutkan bahwa peningkatan konsumsi minuman manis juga merupakan salah satu penyebab utama kerusakan gigi terutama pada anak-anak.
"Sangat menggembirakan melihat sekolah-sekolah mengambil inisiatif sendiri untuk melarang minuman manis. Usulan mengenai pengenalan minuman manis dan mereknya dapat mengurangi jumlah gula dalam minuman ringan. Kedua hal ini telah diperdebatkan selama 12 bulan terakhir," tutur Carter seperti diberitakan The Independent (20/03/2014).
Carter menambahkan bahwa dengan membangun fondasi tersebut, akan ada pengurangan konsumsi secara signifikan dan memberi manfaat bagi kesehatan umum serta gigi.
Menurut juru bicara Department for Education Inggris, saat ini pihak pemerintah sedang mengonsultasikan revisi standar makanan sekolah untuk memastikan anak-anak selalu disajikan makanan sehat dan bergizi di sekolahnya.
(odi/fit)
Belum ada komentar untuk "Dokter Gigi di Inggris Serukan Larangan Minuman Manis di Sekolah"
Post a Comment