Informasi Terkini mengenai berbagai macam aneka resep makanan sehat, ayo gabung dan saling berbagi resep masakanmu dengan yang lainnya

Monday, March 31, 2014

'No Kill Caviar' Solusi Atasi Kelangkaan Ikan Sturgeon Penghasil Caviar


Caviar atau telur ikan sturgeon merupakan makanan mahal di dunia. Makin banyak ikan sturgeon mati untuk memenuhi permintaan yang makin tinggi. Seorang peneliti mengembangkan teknik untuk mengumpulkan caviar tanpa membunuh ikan.


Seorang ilmuwan asal Jerman Angela Köhler menghabiskan sembilan tahun mengembangkan sistem produktif baru yaitu 'No Kill Caviar' atau 'Cruelty-free caviar'. Langkah ini bisa menurunkan permintaan caviar pasar gelap dan menyelamatkan sturgeon yang hampir punah karena selalu diburu telurnya.


Metode baru termasuk melihat telur dengan ultrasound ini dipraktekan di peternakan kecil di Loxstedt, Jerman bernama Vivace GmbH. Jika telur siap, protein di dalamnya akan memberi sinyal beberapa hari sebelum telur bisa dipanen. Persalinan induksi ini melepaskan telur dari kantung membran dalam rongga perut. Pada tahap itu, telur bisa dikeluarkan dari perut dengan pijatan halus.


Angela menyatakan proses ini bisa diulangi setiap 15 bulan selama masa hidup sturgeon yang bisa mencapai puluhan tahun. Metode ini dipertimbangkan sebagai kemajuan dari produksi 'C-section caviar' yang membuat sedikit sayatan pada ikan betina untuk mengeluarkan telur. Hal ini bisa memicu infeksi fatal dan bisa melukai rahim ikan.


"Metode Vivace bisa membuat produksi caviar lebih masuk akal dalam hal finansial. Sangat tidak masuk akal untuk mengambil ikan yang membutuhkan tujuh hingga delapan tahun untuk tumbuh, lalu saat mereka menghasilkan telur pertama, ikan akan dibunuh," tutur Angela kepada The Salt (01/03/2014).


Peternakan The Vivace memproduksi hanya 1.100 pound (499 kg) tahun lalu, jika permintaan meningkat hasilnya akan mencapai 9.072 kg per tahun. Tapi saat banyak peternakan mulai mengadopsi metodenya, usaha produksi caviar sebenarnya cukup murah. Hal ini memicu penurunan harga caviar yang bisa memangkas pasar ilegal caviar sturgeon liar.


Wesley Holton, the executive chef Rose. Rabbit. Lie. di Las Vegas adalah salah satu chef yang menggunakan produk tersebut. Ia menyatakan rasa caviar Vivace seperti caviar tradisional, tapi lebih tahan panas. Caviar tradisional dari Acipenser baerii, sturgeon Siberia dan Vivace mempunyai rasa creamy dan asin. Sementara versi Vivace, mempunyai tekstur lebih renyah.


Untuk saat ini, 30 gram Vivace dihargai $125 - $135 (Rp 1.409.375 - 1.522.125), dibandingkan 30 gram caviar tradisional $105 (Rp 1.183.875) untuk spesies yang sama. Selain itu, Vivace "Golden Caviar" yang diambil dari ikan albino dihargai $800 (Rp 9.020.000).


(odi/dni)



Unknown resep

Tahun Depan Noma, Restoran Terbaik di Dunia Akan...

Fitria Rahmadianti - detikFood



Foto: Wikipedia


Penikmat hidangan berkelas dunia kini tak perlu jauh-jauh terbang ke Denmark demi mencicipi kreasi Chef Rene Redzepi. Tahun depan, restoran Noma pindah sementara ke Jepang. Apa saja yang akan ia hadirkan di Negeri Sakura?


Lewat akun Twitternya (30/03/2014), Chef Redzepi menulis: "Teman-teman, ada berita besar! Noma akan pindah ke Jepang."


Mungkin karena banyak yang menyangsikannya, ia kemudian mengetweet lagi, memastikan bahwa kabar tadi bukanlah lelucon April mop.


Di bawah tweet pertamanya terdapat link menuju website Noma. Di sana, dinyatakan bahwa restoran berbintang dua Michelin ini akan pindah ke Jepang selama dua bulan di awal tahun 2015.


Seluruh stafnya akan diboyong ke Tokyo. Bahan-bahan yang akan digunakanpun asli dari Jepang. Namun, terkait rincian tempat, tanggal, dan apa yang akan disajikan baru akan diumumkan Juni mendatang.


Redzepi mengaku, ini adalah mimpi lama yang akhirnya menjadi nyata. Lima tahun lalu ia diundang Chef Murata dari restoran ternama Kikuno i.


"Saya terpesona akan kekayaan budaya kuliner Jepang. Sejak kunjungan pertama itu, saya diam-diam merencanakan perpindahan sementara ini," ungkap Redzepi.


Menurut sang chef, seluruh stafnya gembira seperti dirinya. "Kami yakin, kekayaan pengetahuan dari perjalanan ini akan memperkaya restoran dan masakan kami sekembalinya kami ke Copenhagen," ujar Redzepi.


Noma adalah restoran yang berhasil meraih gelar ' Restoran Terbaik di Dunia' versi majalah Restaurant pada 2010-2012. Ini bukan pertama kalinya Noma pindah sementara ke negara lain.


Pada 2012, Noma menutup restorannya di Copenhagen, Denmark, untuk membuka restoran pop up selama 10 hari di London, Inggris.


(odi/fit)



Madu merupakan pemanis alami yang memiliki tekstur kental dan dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga. Madu juga mengandung monosakarida fruktosa dan glukosa. Akan tetapi madu juga memiliki sarat manfaat kesehatan.

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Informasi pemasangan iklan Hubungi sales[at]detik.com Telepon 021-7941177 (ext.524).








Unknown resep

Dingin Renyah Anggur dan Pisang Beku, Camilan Sehat saat Cuaca Panas

Index Artikel Ini Klik"Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5



Foto: Thinkstock


Jakarta - Akhir-akhir ini siang hari panas terik, sementara di malam hari terasa gerah. Paling enak mendinginkan tubuh dengan meneguk air es atau menjilati es krim. Selain itu, beberapa buah ternyata juga enak dimakan beku.


Pernahkah Anda membayangkan rasa dan tekstur buah jika disantap langsung setelah keluar dari freezer? Camilan ini menyehatkan sekaligus memuaskan lidah dan tenggorokan dengan manis dan dinginnya. Coba saja buktikan dengan buah-buahan ini!




Unknown resep

'No Kill Caviar' Solusi Atasi Kelangkaan Ikan Sturgeon Penghasil Caviar


Caviar atau telur ikan sturgeon merupakan makanan mahal di dunia. Makin banyak ikan sturgeon mati untuk memenuhi permintaan yang makin tinggi. Seorang peneliti mengembangkan teknik untuk mengumpulkan caviar tanpa membunuh ikan.


Seorang ilmuwan asal Jerman Angela Köhler menghabiskan sembilan tahun mengembangkan sistem produktif baru yaitu 'No Kill Caviar' atau 'Cruelty-free caviar'. Langkah ini bisa menurunkan permintaan caviar pasar gelap dan menyelamatkan sturgeon yang hampir punah karena selalu diburu telurnya.


Metode baru termasuk melihat telur dengan ultrasound ini dipraktekan di peternakan kecil di Loxstedt, Jerman bernama Vivace GmbH. Jika telur siap, protein di dalamnya akan memberi sinyal beberapa hari sebelum telur bisa dipanen. Persalinan induksi ini melepaskan telur dari kantung membran dalam rongga perut. Pada tahap itu, telur bisa dikeluarkan dari perut dengan pijatan halus.


Angela menyatakan proses ini bisa diulangi setiap 15 bulan selama masa hidup sturgeon yang bisa mencapai puluhan tahun. Metode ini dipertimbangkan sebagai kemajuan dari produksi 'C-section caviar' yang membuat sedikit sayatan pada ikan betina untuk mengeluarkan telur. Hal ini bisa memicu infeksi fatal dan bisa melukai rahim ikan.


"Metode Vivace bisa membuat produksi caviar lebih masuk akal dalam hal finansial. Sangat tidak masuk akal untuk mengambil ikan yang membutuhkan tujuh hingga delapan tahun untuk tumbuh, lalu saat mereka menghasilkan telur pertama, ikan akan dibunuh," tutur Angela kepada The Salt (01/03/2014).


Peternakan The Vivace memproduksi hanya 1.100 pound (499 kg) tahun lalu, jika permintaan meningkat hasilnya akan mencapai 9.072 kg per tahun. Tapi saat banyak peternakan mulai mengadopsi metodenya, usaha produksi caviar sebenarnya cukup murah. Hal ini memicu penurunan harga caviar yang bisa memangkas pasar ilegal caviar sturgeon liar.


Wesley Holton, the executive chef Rose. Rabbit. Lie. di Las Vegas adalah salah satu chef yang menggunakan produk tersebut. Ia menyatakan rasa caviar Vivace seperti caviar tradisional, tapi lebih tahan panas. Caviar tradisional dari Acipenser baerii, sturgeon Siberia dan Vivace mempunyai rasa creamy dan asin. Sementara versi Vivace, mempunyai tekstur lebih renyah.


Untuk saat ini, 30 gram Vivace dihargai $125 - $135 (Rp 1.409.375 - 1.522.125), dibandingkan 30 gram caviar tradisional $105 (Rp 1.183.875) untuk spesies yang sama. Selain itu, Vivace "Golden Caviar" yang diambil dari ikan albino dihargai $800 (Rp 9.020.000).


(odi/dni)



Unknown resep

Menteri Perdagangan Prancis Ketahuan Mengritik Hidangan Istana Elysee


Foto: The Local


Prancis dikenal sebagai pusat kuliner dunia dan masyarakatnya pun bangga akan makanan mereka. Tapi, menteri perdagangan menyatakan seorang chef Prancis tidak menyajikan yang terbaik saat jamuan makan malam untuk Presiden China.


Pada Rabu (26/03/2014) istana Elysee milik Presiden Francois Hollande menjamu Presiden Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan. Mereka disajikan menu terbaik Prancis seperti foie gras, jamur truffle, ayam panggang dari barat daya Prancis, jamur Viennese serta dessert karamel dan cokelat yang disajikan bersama wine terbaik. Sayangnya, satu tamu merasa kurang puas.


Dilansir dalam The Local (31/03/2014), Menteri Perdagangan, Nicole Bricg menyatakan hidangan yang disajikan tidak terlalu enak dan tidak dibuat sepenuh hati. Celakanya, komentarnya tersebut terekam oleh mikropon.


"Di Elysee makanan sama sekali tidak dibuat dari bahan mentah. Ini menjijikkan dan harus diberitahukan," tutur Nicole dalam sebuah video yang ditangkap oleh BFMTV (26/03/2014).


Chef Guillaume Gomez selaku chef kepala sangat tersinggung dan langsung menyanggah komentar tersebut via Facebook. Salah seorang pendukungnya mengatakan Nicole terlalu manja dan menambahkan bahwa jamuan itu merupakan jamuan terakhir Nicole mengingat ia akan digantikan lewat pergantian kabinet.


Melihat reaksi atas komentarnya, Nicole lalu meminta maaf pada chef Guillaume. "Menteri telah memanggil chef kepala Elysee, Guillaume Gomez untuk meminta maaf," ujar salah satu narasumber kepada The Local (31/03/2014).


Presiden Xi dan istrinya mengunjungi Prancis selama tiga hari untuk menikmati kuliner Peancis. Pada hari pertama mereka mengunjuingi Lyon, Prancis, beberapa chef ternama Prancis menyajikan hidangan seperti sea bass dengan saus lobster dan daging domba masak thyme.


(odi/dni)
Unknown resep

Di Masa Depan, Bayam Juga Mampu Deteksi Senjata...


Foto: Getty Images


Bayam kecil atau baby spinach merupakan sayuran hijau yang banyak diolah menjadi berbagai masakan. Namun kini, bayam diharapkan bisa berguna untuk mendeteksi senjata kimia, mengendus bom, dan memantau semua jenis zat!


Peneliti kini sedang mengembangkan sejenis cyborg baby spinach yang memiliki kemampuan mendeteksi bom. Tim Peneliti dari MIT, Amerika Serikat, menerbitkan makalah dalam Nature Materials yang menunjukkan apa yang terjadi ketika mereka memasukan carbon nanotube ke dalam kloroplas yang merupakan alat fotosintesis dalam sel tumbuhan.


Menurut peneliti, kemampuan tube untuk merasakan kehadiran bahan kimia di sekitar tanaman dapat merevolusi kemampuan sayuran hijau. Namun penelitian ini belum sepenuhnya dikembangkan.


Peneliti menunjukkan bahwa carbon nanotube, silinder kecil karbon yang seribu kali lebih tipis dari rambut manusia, dapat menyelinap ke dalam kloroplas tanpa merusaknya. Memberikan kloropas 30% dorongan dalam kemampuan tanaman menangkap energi matahari.


Kini peneliti memiliki pemahaman dasar bagaimana tube dapat bekerja di dalam tanaman. Tinggal menunggu waktu ketika mereka mulai memasukkan nanomaterial dengan kemampuan sensor lebih maju, seperti carbon nanotube untuk mendeteksi TNT.


Penulis utama penelitian, Juan Pablo Giraldo, menyebut bahwa nantinya semak-semak biasa bisa berubah menjadi kolektor data canggih di tempat-tempat yang takut dihampiri manusia. Meski dengan metodenya carbon nanotube berbeda dapat mendeteksi zat kimia berbeda pula. Namun peneliti masih mencari tahu lebih lanjut mengenai ini. Penting untuk tahu apakah carbon nanotubes dapat meracuni tanah apabila tanaman mati.


Meski jalan masih panjang, tapi Giraldo optimis dapat menciptakan sejumlah teknologi yang membantu tanaman berkomunikasi dengan ilmuwan.


"Kami membayangkan dapat merancang alat deteksi yang dapat menempatkan tanaman pemantau untuk mengukur polutan di kota, pestisida di sawah atau mungkin bahan peledak di bandara," ucap Giraldo seperti dilansir dari Co.Exist (24/03/2014). Bukan tak mungkin suatu saat peran anjing pelacak bom digantikan dengan bayam?


(odi/fit)
Unknown resep

Di Masa Depan, Bayam Juga Mampu Deteksi Senjata...


Foto: Getty Images


Bayam kecil atau baby spinach merupakan sayuran hijau yang banyak diolah menjadi berbagai masakan. Namun kini, bayam diharapkan bisa berguna untuk mendeteksi senjata kimia, mengendus bom, dan memantau semua jenis zat!


Peneliti kini sedang mengembangkan sejenis cyborg baby spinach yang memiliki kemampuan mendeteksi bom. Tim Peneliti dari MIT, Amerika Serikat, menerbitkan makalah dalam Nature Materials yang menunjukkan apa yang terjadi ketika mereka memasukan carbon nanotube ke dalam kloroplas yang merupakan alat fotosintesis dalam sel tumbuhan.


Menurut peneliti, kemampuan tube untuk merasakan kehadiran bahan kimia di sekitar tanaman dapat merevolusi kemampuan sayuran hijau. Namun penelitian ini belum sepenuhnya dikembangkan.


Peneliti menunjukkan bahwa carbon nanotube, silinder kecil karbon yang seribu kali lebih tipis dari rambut manusia, dapat menyelinap ke dalam kloroplas tanpa merusaknya. Memberikan kloropas 30% dorongan dalam kemampuan tanaman menangkap energi matahari.


Kini peneliti memiliki pemahaman dasar bagaimana tube dapat bekerja di dalam tanaman. Tinggal menunggu waktu ketika mereka mulai memasukkan nanomaterial dengan kemampuan sensor lebih maju, seperti carbon nanotube untuk mendeteksi TNT.


Penulis utama penelitian, Juan Pablo Giraldo, menyebut bahwa nantinya semak-semak biasa bisa berubah menjadi kolektor data canggih di tempat-tempat yang takut dihampiri manusia. Meski dengan metodenya carbon nanotube berbeda dapat mendeteksi zat kimia berbeda pula. Namun peneliti masih mencari tahu lebih lanjut mengenai ini. Penting untuk tahu apakah carbon nanotubes dapat meracuni tanah apabila tanaman mati.


Meski jalan masih panjang, tapi Giraldo optimis dapat menciptakan sejumlah teknologi yang membantu tanaman berkomunikasi dengan ilmuwan.


"Kami membayangkan dapat merancang alat deteksi yang dapat menempatkan tanaman pemantau untuk mengukur polutan di kota, pestisida di sawah atau mungkin bahan peledak di bandara," ucap Giraldo seperti dilansir dari Co.Exist (24/03/2014). Bukan tak mungkin suatu saat peran anjing pelacak bom digantikan dengan bayam?


(odi/fit)
Unknown resep

Kalau Ingin Makan dengan Nyaman di Restoran,...

Index Artikel Ini Klik"Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6



Foto: Thinkstock


Jakarta - Terkadang, menyenangkan atau tidaknya pengalaman makan tak hanya ditentukan oleh hidangan, suasana tempat makan, atau pelayanannya. Pelanggan lain yang bersantap di sekitar kita juga bisa memengaruhi suasana hati.


Bersyukurlah jika Anda tak menemukan para pelanggan seperti yang Detikfood rangkum ini. Kadar toleransi orang terhadap gangguan memang berbeda-beda, tapi umumnya inilah 5 orang paling menyebalkan yang ada di restoran:




Unknown resep

Kisah Seru Kritikus Makanan dan Jurnalis dalam 5...

Index Artikel Ini Klik"Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6



Foto: Thinkstock


Jakarta - Hari libur memang enak diisi dengan nonton film dan baca novel. Apalagi kalau novelnya bertema kuliner. Wah, sambil baca buku bisa-bisa kita tak sadar menjilati bibir!


Buku resep atau buku nonfiksi lainnya tentang kuliner memang banyak dijual. Namun, rasanya tak begitu banyak buku fiksi yang bertema utama makanan seperti yang Detikfood rangkum ini. Cari saja di toko buku bagian bahasa asing atau baca dalam bentuk e-book.




Unknown resep

Kiwano dan Cherymoya, Buah Unik dan Cantik di...

Index Artikel Ini Klik"Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 8



Foto: Foodbeast


Jakarta - Markisa, kiwano, dan cherimoya adalah nama-nama buah yang mungkin sudah pernah Anda dengar. Buah tersebut unik di dunia karena bentuk, warna, tekstur, dan aromanya. Apalagi buah ini kaya akan zat gizi.


Meskipun beberapa buah terlihat sudah lama dikenal, namun karena bentuk dan tampilan yang unik, buah-buah ini tetap digolongkan sebagai buah unik di dunia.




Unknown resep

Model Daisy Lowe Tulis Buku Resep Dessert Sehat


Foto: Guy Aroch


Gadis 25 tahun ini agak berbeda dengan model pada umumnya. Tubuhnya langsing namun berisi. Ternyata, ia sangat suka makan dessert, lain dengan para model yang biasanya rela tak makan demi bertubuh kurus.


Tak hanya doyan makan dessert, Daisy Lowe pun bisa membuat kue. Ia bahkan menulis buku resep ' Sweetness & Light - 60 Recipes For Healthy Sweet Treats' yang akan diterbitkan 3 Juli nanti. Di dalamnya terdapat puluhan resep dessert bebas gula.


Menurut Daisy, resep-resep dessert yang ia buat lebih baik bagi tubuh. "Sebagai model, saya harus menjaga bentuk tubuh. Namun saya sangat suka makanan manis," kata model asal Inggris ini kepada Grazia.


Karena itulah ia selalu membuat alternatif dessert yang sehat. Jadi, ketika ngidam tiba-tiba, ia bisa langsung menyantapnya.


Daisy suka menghabiskan waktu luangnya dengan memasak makan malam untuk teman-temannya. "Saya suka membuatkan makanan untuk orang lain!" katanya. Inspirasinya adalah sang ibu, Pearl Lowe, dan neneknya.


Saat sedang tidak bekerja, Daisy menghabiskan akhir pekannya dengan pulang mengunjungi keluarganya. Di rumahnyapun ada kompetisi ketat terkait siapa yang akan memasak untuk makan malam di hari Minggu. "Cowok-cowok memasak hidangan utama, sedangkan cewek-cewek membuat puding," tutur Daisy.


(odi/fit)
Unknown resep

Susu Almond dan Kombucha, Minuman Sehat Alami yang Populer di Dunia (2)

Index Artikel Ini Klik"Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5



Foto: Thinkstock


Jakarta - Tidak hanya makanan yang penting bagi kesehatan. Minuman pun harus dipilih agar dapat menunjang kesehatan tubuh. Kini masyarakat mulai mengonsumsi berbagai minuman sehat alami untuk menjaga kesehatan.


Dibandingkan mengonsumsi minuman kemasan yang kaya gula, tentu minuman alami merupakan pilihan terbaik. Selain susu almond dan air lemon, beberapa minuman ini juga populer untuk menjaga kesehatan.




Unknown resep