Foto: Thinkstock
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi red wine dalam batas wajar dapat memberikan manfaat kesehatan. Mulai dari mencegah gangguan pendengaran hingga menurunkan risiko depresi.
Peneliti asal Ontario, Kanada baru-baru ini juga menemukan kandungan polifenol dalam red wine mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Seperti diberitakan The Daily Meal (28/02/2014), peneliti di Brock University dan McMaster University mengungkapkan pertumbuhan sel kanker paru-paru akan terhambat ketika seseorang mengonsumsi beberapa jenis wine, terutama red wine.
Meski penelitian ini masih berada dalam tahap awal, peneliti yakin temuan ini akan membuat terobosan baru dalam penelitian kanker.
"Jus dan kulit anggur yang diproses bersama-sama akan menghasilkan polifenol, yaitu senyawa kimia yang terbukti bersifat anti kanker," ujar Dr Evangelia Litsa Tsiani selaku tim peneliti.
Evangelia menambahkan, penelitian ini diperkirakan selesai dalam waktu dekat namun keseluruhan proses penelitian baru akan selesai dalam beberapa tahun ke depan.
Saat ini tim peneliti baru mempelajari sel induk ( stem cells). Setelah itu, mereka perlu mengadakan penelitian pada hewan dan manusia sebelum bisa memastikan wine benar-benar mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
(odi/dni)
Belum ada komentar untuk "Konsumsi Red Wine Terbukti Mampu Hambat Pertumbuhan Sel Kanker"
Post a Comment