Informasi Terkini mengenai berbagai macam aneka resep makanan sehat, ayo gabung dan saling berbagi resep masakanmu dengan yang lainnya

Nyaris Punah, Hiu Paus Tetap Diburu Secara Ilegal...


Foto: WildLifeRisk


Seringkali kebutuhan hidup menjadikan manusia melakukan segala hal untuk memenuhinya. Tak terkecuali dengan cara memusnahkan populasi hewan yang hampir punah. Salah satunya adalah daging dan sirip hiu.


Banyaknya permintaan dari konsumen yang berasal dari kalangan menengah ke atas serta mahalnya harga hiu boleh jadi membuat semakin banyak orang memburunya. Tak peduli dengan keadaan lingkungan, ikan ini bahkan ditemukan di pasar tradisional.


Seperti yang dilansir www.qz.com (28/02/2014), China kembali dikabarkan telah memburu spesies hiu langka dan dilindungi, yaitu hiu paus. Hiu jenis ini dikenal memakan plankton dan dapat tumbuh hingga 12 meter. Padahal, larangan untuk menangkap ikan ini sudah dibuat. Hal ini juga karena spesies jenis ini memang sangat rentan untuk punah.


Tetapi hal ini tidak menghentikan sebuah pabrik di Zhejiang, sebuah provinsi di China untuk menangkap 600 hiu paus ( whale shark) per tahunnya, seperti diberitakan sebuah organisasi konservasi Hong Kong, WildLifeRisk. Kabarnya, pabrik tersebut berani membayar sebanyak 376 juta rupiah per ekor hiu paus ini.


Seperti diketahui hiu ini ternyata sangat mahal jika dijual untuk diambil minyaknya sebagai bahan produk-produk suplemen dan kosmetik di Amerika Serikat dan Kanada. Jumlah dari eskpor hiu tersebut bisa mencapai hampir 300 ton setahun, dalam bentuk minyak yang diambil dari hati hiu.


Manager pabrik yang bernama Li Guang, mengatakan melalui wawancara yang direkam tersembunyi oleh pihak WildLifeRisk, bahwa minyak-minyak tersebut akan mereka katakan sebagai minyak yang berasal dari ikan nila.


Sejalan dengan hal ini, industri minyak ikan di pasar Amerika pun mengalami kemajuan pesat akhir-akhir ini. Dari 7,4 juta rupiah per ton pada tahun 2009 menjadi 25 juta rupiah per ton di tahun 2013 kemarin. Jika ditotal-total konsumsi seluruh konsumen bahkan mencapai 14 triliun rupiah untuk suplemen minyak ikan ini.


Kenaikan konsumsi suplemen minyak ikan ini juga dipercaya oleh orang-orang karena kandugan lemak asam omega 3 yang memperbaiki jaringan saraf dan otak serta baik bagi ibu hamil dan menyusui. Tak hanya Amerika dan Kanada, ikan ini juga diekspor ke Sri Lanka dan beberapa restoran China di Italia dan Prancis.


(odi/fit)
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori resep dengan judul Nyaris Punah, Hiu Paus Tetap Diburu Secara Ilegal.... Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://anekaresep-sehat.blogspot.com/2014/01/nyaris-punah-hiu-paus-tetap-diburu_29.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Unknown - Wednesday, January 29, 2014

Belum ada komentar untuk "Nyaris Punah, Hiu Paus Tetap Diburu Secara Ilegal..."

Post a Comment