Foto: Thinkstock
Dubai, Uni Emirat Arab, segera dicanangkan sebagai pusat ekonomi Islam global. Oleh karena itu, lewat seminar sehari penuh yang dihadiri para pakar internasional, Konferensi Keamanan Pangan Internasional Dubai pada Rabu (20/11/13) berfokus pada makanan halal.
Dalam kurun waktu tiga tahun, Dubai berencana menjadi penanggung jawab sertifikasi produk halal secara global. Terlepas dari diperkenalkannya peraturan baru sebagai contoh di panggung internasional, perlu dijamin bahwa produk-produk di pasar UEA, mulai dari produk pangan sampai kosmetik dan karpet, 100% halal.
Menurut Farah Al Zarooni, direktur standar di Badan Standardisasi dan Metrologi Emirat (ESMA), kini daging di pasaran berasal dari berbagai penjuru dunia yang kita tak tahu asal-usulnya.
"Makanan sekarang tak lagi berasal dari sapi atau kambing yang diternakkan di halaman belakang. Anda mengetahui secara pasti apa pakannya, bagaimana memeliharanya, bagaimana menyembelihnya, dll. Artinya, (dulu) Anda tahu apa yang Anda santap," ujar Al Zarooni.
Selain itu, tambah Al Zarooni, kita juga mengonsumsi banyak makanan olahan yang mengandung bahan-bahan lain selain daging. "Kita jadi tak yakin akan kehalalan dan aspek keamanan makanan tersebut, yang mana sangat penting," kata Al Zarooni.
Bahan-bahan mentah yang digunakan di rantai pemrosesan pangan, bahan tambahan, atau bahan-bahan lain adalah sebagian hal yang akan diawasi ketat di bulan-bulan mendatang.
"Produsen bisa menghasilkan pangan secara lokal, namun mereka bisa saja mengimpor bahan mentah dari negara lain. Peraturan yang rencananya akan kami terapkan akan mengatur bagian proses ini. Jadi, ketika konsumen membeli produk tersebut, mereka yakin produk itu halal," tutur Al Zarooni. Next
(odi/fit)
Belum ada komentar untuk "ESMA: Semua Produk di Pasar Uni Emirat Arab Halal"
Post a Comment