Foto: Thinkstock
Jakarta - Buah asam segar asal Selandia Baru ini memang menjadi penutup sempurna setelah makan. Selain berair dan renyah, studi terbaru membuktikan kandungan enzim dalam kiwi bisa mengobati kembung karena konsumsi produk susu dan daging.
Penelitian ini dilakukan oleh Massey University di Selandia Baru. Melalui pengujian lewat tikus percobaan di laboratorium, terbukti enzim di kiwi bernama actinidin bisa membantu mencerna asupan protein yang masuk dalam tubuh.
"Kami mengamati peningkatan pencernaan protein di lambung setelah konsumsi kiwi, ternyata langkah tersebut bisa meningkatkan penyerapan kadar protein dalam usus, sehingga mempengaruhi pemanfaatan protein secara keseluruhan dalam tubuh manusia," tutur kepala peneliti Dr Lovedeep Kaur kepada Daily Mail (20/09/2013).
Kinerja sistem pencernaan yang lebih cepat dan sempurna dipengaruhi oleh enzim actinidin yang hanya ada dalam buah kiwi. Tanpa bantuan enzim lainnya, actinidin mempunyai kemampuan mencerna banyak protein seperti yoghurt, keju, tuna, dan telur mentah. Selain bisa menyehatkan pencernaan, buah kiwi juga mengandung vitamin C jauh lebih banyak dari jeruk.
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Advances in Food and Nutrition Research. Dalam hasil studi, tim peneliti menambahkan konsumsi satu buah kiwi untuk membantu manusia lanjut usia yang rentan mengalami masalah pencernaan. Terutama setelah mengonsumsi daging atau sumber protein lainnya.
"Semakin cepat pengosongan lambung karena kehadiran actinidin, bisa membantu mengurangi rasa kembung dan tidak nyaman di perut yang seringkali dialami mereka yang menjalani diet tinggi protein," tambah tim peneliti.
(odi/dni)
Belum ada komentar untuk "Enzim Actinidin Dalam Buah Kiwi Bisa Atasi Perut..."
Post a Comment